Munculya rasa nyeri dan kaku pada bahu tentunya menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan menggerakan bahu atau lengan. Keluhan ini umumnya dapat berlangsung selama beberapa bulan, bahkan beberapa tahun. Apakah Kamu sudah tahu jika kondisi ini bisa saja disebabkan oleh frozen shoulder? Frozen shoulder dapat menyebkan gerakan bahu atau lengan yang dilakukan baik aktif maupun pasif akan memberikan rasa nyeri. Untuk mengetahui informasi mengenai frozen shoulder secara lebih jelas dan lebih lengkap, yuk simak ulasan berikut ini!
Apa Itu Frozen Shoulder?
Frozen Shoulder atau Adhesive Capsulitis adalah suatu kondisi dimana bahu terasa nyeri dan kaku, sehingga sulit untuk digerakan. Frozen shoulder dapat terjadi ketika bahu mengalami cedera atau tidak digerakan dalam waktu yang lama. Sebab, hal tersebut dapat menyebabkan kapsul pembungkus yang melindungi tulang, tendon dan ligamen di area bahu menjadi menebal dan akhirnya pergerakan sendi bahu menjadi terbatas.
Sebenarnya kondisi ini dapat membaik dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Namun, dalam beberapa kasus, frozen shoulder cenderung memburuk secara perlahan karena tidak segera ditangani. Setiap orang memerlukan jangka waktu yang berbeda-beda untuk pulih dari frozen shoulder.
Penyebab Frozen Shoulder
Sampai saat ini, penyebab frozen shoulder belum diketahui secara pasti. Meski begitu, beberapa faktor berikut ini diketahui dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami frozen shoulder. Berikut beberapa diantaranya:
- Memiliki riwayat cedera bahu.
- Bahu jarang digerakkan atau tidak digunakan dalam waktu lama, misalnya karena stroke, patah tulang lengan, pemulihan pascaoperasi, atau cedera.
- Lansia yang berumur 40 tahun keatas dan berjenis kelamin wanita.
- Menderita penyakit sistemik, seperti diabetes, parkinson, tuberkulosis, jantung, atau gangguan hormon tiroid (hipertiroid atau hipotiroid).
- Efek samping konsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat antiretroviral dan antibiotik khususnya golongan fluoroquinolone.
Gejala Frozen Shoulder
Gejala utama dari kondisi frozen shoulder adalah munculnya rasa nyeri dan kaku pada bahu, sehingga membuat bagian tubuh yang satu ini sulit digerakkan. Perlu Kamu tahu, gejala frozen shoulder muncul secara perlahan dan bertahap, dapat berkembang dan memburuk seiring waktu lalu membaik dengan sendirinya. Berdasarkan tingkat keparahannya, gejala frozen shoulder dibagi menjadi tiga tahap, yang setiap tahapannya bisa berlangsung selama beberapa bulan hingga tahun dan waktu yang dibutuhkan untuk sembuh biasanya akan berbeda-beda pada setiap orang.
Berikut tiga tahapan gejala frozen shoulder berdasarkan tingkat keparahannya:
- Tahap Pertama (Freezing Stage)
Pada tahapan yang pertama ini, bahu akan terasa nyeri setiap kali digerakan dan perlahan rasa nyerinya semakin memburuk sehingga akan membatasi pergerakan bahu. Umumnya rasa nyeri akan semakin memburuk saat malam hari. Freezing stage biasanya berlangsung selama 2-9 Bulan.
- Tahap Kedua (Frozen Stage)
Di tahap ini, rasa nyeri pada bahu biasanya sudah mulai berkurang, tetapi bahu justru menjadi lebih kaku dan sulit digerakan. Tahapan ini biasanya dapat berlangsung selama 4-12 Bulan.
- Tahap Ketiga (Thawing Stage)
Pada tahap ini, maupun nyeri atau kekakuan bahu secara perlahan mulai membaik, sehingga bahu bisa digerakan secara normal kembali. Namun, untuk mencapai tahap ini prosesnya bisa berlangsung selama 6 bulan sampai 2 tahun.
Penanganan Frozen Shoulder
Meskipun gejala frozen shoulder dapat membaik dengan sendirinya, kondisi ini tetap perlu mendapatkan penanganan medis. Sebab, ada kemungkinan kondisi ini dapat memburuk bila tidak segera ditangani dan tentunya sangat mengganggu aktivitas penderitanya.
Untuk memastikan frozen shoulder dokter biasanya akan melakukan anamnesis atau wawancara medis terkait dengan gejala serta riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik pada area bahu dan lengan pasien. Bila diperlukan, dokter juga akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti Foto Rontgen, MRI, atau USG.
Jika kondisi pasien sudah dapat dipastikan menderita frozen shoulder, maka dokter akan memberikan penanganan yang paling tepat yang tujuannya yaitu untuk meringankan gejala yang dialami pasien. Berikut beberapa penanganan medis yang dapat dilakukan untuk menangani frozen shoulder:
- Penggunaan Obat Pereda Nyeri
Obat pereda nyeri adalah langkah awal yang diberikan dokter untuk menangani frozen shoulder. Obat ini bekerja dengan cara menghambat produksi zat kimia dalam tubuh yang menyebabkan peradangan pada sendi bahu. Dengan begitu, nyeri akibat frozen shoulder dapat berkurang. Beberapa contoh obat pereda nyeri yang umumnya diresepkan dokter untuk kondisi ini yaitu paracetamol dan ibuprofen. Namun, jika tak kunjung membaik, dokter dapat mengganti obat pereda nyeri dengan jenis obat yang berbeda atau memberikan suntikan kortikosteroid pada area bahu yang sakit. - Fisioterapi
Fisioterapi biasanya direkomendasikan oleh dokter ketika nyeri bahu sudah mulai mereda. Lewat fisioterapi pasien akan diajarkan gerakan latihan yang bertujuan untuk mengembalikan rentang gerak bahu dan lengan semaksiamal mungkin. Pengobatan dengan metode ini memerlukan komitmen pasien agar hasilnya maksimal. Tidak hanya menggunakan metode gerakan latihan, ahli fisioterapi (fisioterapis) juga dapat menggunakan metode elektroterapi yaitu fisioterapi dengan bantuan alat sepeti TENS (transcutaneous electrical nerve stimulation). - Operasi
Operasi baru dapat dilakukan jika frozen shoulder yang diderita sudah tergolong parah dan metode pengobatan lainnya tidak berhasil untuk meredakan gejala kondisi ini. Operasi yang disebut artroskopi ini dilakukan dengan cara memasukkan alat kecil berkamera (artroskop) melalui sayatan di sekitar sendi bahu. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan jaringan yang mengeras dan melekat di dalam sendi bahu.
Meskipun frozen shoulder adalah kondisi yang dapat membaik dengan sendirinya, tetapi akan lebih baik jika Kamu tetap memeriksakan diri ke dokter ataupun professional ketika mengalami keluhan yang menyerupai gejala frozen shoulder, terlebih jika gejala tersebut sampai mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan begitu kondisimu dapat segera ditangani dengan penanganan yang paling tepat serta dapat mencegah berbagai kemungkinan buruk yang bisa terjadi.
Jika Kamu membutuhkan layanan fisioterapi untuk bantu menangani kondisimu, FAMotion Physiotheraphy & Sport Injury Rehabilitation sangat direkomendasikan untuk jadi pilihan Kamu. Tim fisioterapis kami akan dengan senang hati memberikan konsultasi dan perawatan yang sesuai untuk membantu menangani kondisimu. Dapatkan pemulihan yang optimal dan kualitas hidup yang lebih baik dengan FAMotion Physio. Yuk, hubungi Kami sekarang juga untuk informasi lebih lanjut dan dan jadwalkan sesi fisioterapimu. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang FAMotion Physio dan layanannya, kunjungi halaman Instagram [@famotionphysio] (https://www.instagram.com/famotionphysio/).






